Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Curhat

Bisu

Hallo sayang.. Aku mencoba menghubungimu Tapi kamu membisu Diam tanpa kata Sayang... Sebegitu teganya kamu mendiamkan aku Ahh.. Untuk melanjutkan ini saja aku tak sanggup

Lagi nunggu panggilan interview? selalu bawa hp kemana pun kamu pergi, bahkan ke kamar mandi sekalipun. Ini alasannya

Jadi, aku udah masukin surat lamaran banyak banget. Baik itu melalui kurir, melalui email dan juga melalui aplikasi pencari kerja. Bahkan aku lupa kemana aja sih lamaran yang udah aku apply. Apalagi yang aku apply via aplikasi pencari kerja, tinggal klik apply dan selesai. Sebegitu simple nya. Langkah berikutnya, aku mulai siap sedia harus angkat telp dari mana pun yang masuk. Kalau dulu aku gak pernah mau terima telp dari nomor tidak dikenal, sekarang gak boleh gitu lagi. Soalnya dulu aku sering banget dapat telp dari agen asuransi atau pun kartu kredit. Aku kan orangnya gak enakan gitu, aku terima baik-baik dan membiarkan si penelpon menjelaskan panjang lebar tentang produknya. Lalu dia akan bertanya dan aku akan jawab "maaf aku gak tertarik" Kejam gak sih? Orang udah capek-capek ngomong tapi gak ada hasilnya. Soalnya aku gak tega ketika baru saja dia mengenalkan diri dari mana terus langsung bilang gak tertarik gitu? Hhmmm Tapi sekarang aku sudah melakukan hal itu sih....

Dapat panggilan interview malah gagal fokus

Sebut saja nama aku, Mawar Nama temenku, Melati Siang itu aku masih terlelap.. Suasana hatiku sedang dilanda kesedihan, jadi bawaannya mau tidur terus. Besides, malamnya juga aku gak bisa tidur sampe jam 6 pagi karena aku lagi cekcok sedikit dengan pacar aku dan aku galau nungguin balasan chat dari dia 😭 Skip...skip...skip.... malah curhat 😅 Aku terbangun karena bunyi nada panggil di hp aku. Hhhmm... aku membuka mata yang terasa berat seperti ada beban 5kg di kelopaknya. "Hhmm.. nomor telp kantor Mba Melati" Eheemm eheemm.. perbaiki pita suara dulu biar gak ketahuan aku baru bangun 😁 A : Hallo B : Ini Mawar ya? A : (mulai bingung, ini bukannya Mba Melati, kok pake nanya, biasanya dia telp udah langsung ngobrol) Iya, ini Mawar B : Kamu pernah masukin lamaran ke *teeeettt* (sensor) A : (Makin bingung, ini kenapa Mba Melati nanyain ya? Kan dia tau aku apply ke kantor tempat dia bekerja) Iya, betul. Ini dengan siapa ya? (Aku tany...

Inikah yang dinamakan cinta? Aku mau dan berusaha berubah demi kamu.

Pernahkah kalian mau berubah ke arah yang lebih baik demi seseorang? Jika pernah, aku rasa itu adalah cinta. Dan aku, baru pertama kali merasakan yang seperti ini. Hmm.. Benarkah? Lalu pacar-pacarku yg sebelumnya gmn? Apa aku gak benar-benar pernah mencintai mereka? Lol. Bukan begitu. Hanya saja dengan mereka yang pernah singgah, aku gak sadar dan aku gak mau berubah demi kebaikan. Aku lebih mengedepankan egoku. Hehe :) Kamu.. Hampir 2 tahun ini aku jalani bersamamu. Banyak kejadian-kejadian yang membuat aku tersadar bahwa ternyata selama ini aku sangat egois sekali. Dan kamu, membuat aku menyadari hal itu, dan aku mau berubah. Aku berusaha untuk berubah. Kamu tau? Sebelum bertemu denganmu, aku juga sudah menyadari bahwa aku egois, namun sayangnya aku gak pernah sadar bahwa sifatku itu gak baik untuk dipertahankan dalam sebuah hubungan. Dulu aku akan tetap mempertahankan keegoisanku, keras kepalaku, keras hatiku, dsb.. dan hal tsb sering malah menjadikan pertengkaran makin panas b...

Puisi : selalu ingat kamu

Nah,biasanya klo lagi mellow gini, suka adaaaa aja kepikiran untuk merangkai kata. Walau tak cukup pantas untuk dibilang ini sebuah syair atau pusisi, tapi daripada gak dinamain ya tetap aja aku bilang ini puisi hasil karya aku :p cekidooottt.... *jangan ikutan baper yak ;)

Tersadar dengan artikel ini : Meski sayang, buat apa punya pacar yang sering bikin nangis

Setelah posting curhatanku sebelumnya, post ini  Curhat : Kamu yang begitu aku cintai, Kamu yang jarang mempunyai inisiatif untuk memberi kabar duluan. Berubahlah, sayang, kamu membuat aku sedih Lalu aku menemukan artikel  ini Judul dan isi artikel aku rasa kurang sinkron. Judul : Meski sayang, buat apa punya pacar yang sering bikin nangis Pesan yang aku tangkap di judul ini adalah "tinggalkan pacarmu yang sering bikin nangis" Namun setelah aku baca isinya, ternyata bukan menyuruh meninggalkan pacar, tetapi untuk introspeksi diri dan lebih berkomunikasi lagi dengan pasangan untuk mempertahankan hubungan kalian. Isinya bagus, dan membuat aku tersadar. Mudah-mudahan setelah membaca ini, aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi untuk pasanganku. Dan lagi, aku tulis di sini supaya aku bisa membacanya berulang kali sebagai pengingat buat diri aku sendiri. Oh iya, sebenarnya isi artikelnya ada 3 point, tapi aku hanya review bagian yang menjadi masalahku saja ...

Curhat : Kamu yang begitu aku cintai, Kamu yang jarang mempunyai inisiatif untuk memberi kabar duluan. Berubahlah, sayang, kamu membuat aku sedih

D, 14 April 2017 Hari ini aku sedih sekali. Orang yang sangat aku cintai telah membuat aku kecewa dengan sikapnya. Mungkin ini bukan yang pertama dia bersikap seperti itu, namun kali ini ada sesuatu yang berbeda. Sesuatu dimana aku tersadar dan aku berpikir bahwa akan susah sekali jika aku berharap dia bisa berubah. Aku yang harus terima dan harus berdamai dengan keadaan. Beberapa waktu yang lalu, dia menyampaikan kepadaku bahwa akan ke luar kota. Ke Kota S untuk menghadiri acara reuni. Dia bilang hanya 2 hari. Berangkat Jumat dan pulang Sabtu. Wah, aku bakalan sepi nih minggu ini. (Fyi, saat ini dia adalah satu-satunya hiburanku. Aku gak kerja dan aku gak punya kegiatan rutin sehari-hari. Hal itu membuat aku benar-benar ketergantungan akan dirinya. Biasanya Sabtu-Minggu dia selalu menyediakan waktu buat aku. Kami selalu menghabiskan waktu bersama, kadang di sela-sela weekdays juga dia masih menyempatkan waktu untukku untuk sekedar makan malam atau nonton). Lalu aku kepikiran unt...